Ads 468x60px

Sabtu, Agustus 15

TIPS MERUMUSKAN PRESTASI ANDA

Ada beberapa jenis prestasi yang mungkin bisa dipikirkan, pilih yang paling relevan:

1. Pencapaian target
Cobalah untuk mengumpulkan dan mengingat-ingat target yang dibebankan oleh supervisor atau perusahaan kepada Anda. Target pribadi ataupun target tim sama-sama bisa digunakan. Tentunya tidak dalam semua proyek atau penugasan Anda selalu sukses. Pilih dimana Anda berhasil. Bila itu merupakan target pribadi, maka besar kemungkinan Anda adalah faktor penentunya. Tetapi bila itu merupakan pencapaian target tim maka Anda harus mendefinisikan kontribusi Anda dalam pencapaian itu secara jelas.

2. Menepati tenggat waktu
Ada yang mengatakan bahwa salah satu kunci sukses dalam bisnis adalah kecepatan. Jadi, bisa dikatakan hampir semua industri harus berpacu dengan waktu, dan karyawan ditekan untuk bekerja cepat agar bisa memenuhi tenggat waktu yang ketat. Tidak heran bila karyawan-karyawan yang mampu melaksanakan tugas secara berkualitas dan tepat waktu sangat berharga.

3. Pemecahan masalah
Harus diakui, bisnis tidaklah sederhana. Bisnis selalu kompleks dan penuh dengan masalah sehingga karyawan yang bisa menangani masalah dengan baik biasanya menjadi salah satu "bintang" di perusahaannya.

4. Tugas ganda
Ada banyak orang yang bagus dan terampil menangani suatu tugas atau proyek yang datang silih berganti. Tetapi hanya sedikit yang tetap mampu menunjukkan hasil kerja yang berkualitas, bila diberi beberapa tugas yang harus diselesaikan dalam waktu yang kurang lebih bersamaan. Jadi, bila Anda mempunyai kemampuan ini tampilkan dalam resume Anda.

5. Masih belum juga dapat ide?
Pikirkan suatu perubahan yang terjadi di perusahaan setelah Anda bergabung. Mungkin ada suatu sistem kerja baru yang lebih efektif yang telah Anda ciptakan? Ini juga prestasi yang bisa dicantumkan dalam resume.

Cara merumuskan prestasi
Cara Anda merumuskan prestasi dalam bentuk tulisan sama pentingnya dengan isinya sendiri.

1. Terukur
Pencapaian target akan lebih mudah dicerna bila hal itu dikuantifikasikan atau disajikan dalam bentuk yang terukur. Misalnya pencapaian target penjualan. Anda bisa menyebutkan: meningkatkan sales menjadi dua kali lipat dalam waktu 3 bulan atau melampaui target penjualan lebih dari 50%. Contoh lain yang berkaitan dengan pemecahan masalah misalnya: menangani hutang dan melakukan penagihan dengan tingkat keberhasilan 85%.

2. Lengkapi dengan konteksnya
Penjabaran konteks ini juga bisa membantu pembaca untuk lebih mudah menilai kualitas prestasi Anda. Contoh: sebutkan besaran atau skala organisasi perusahaan Anda, posisi produk/jasa perusahaan Anda di pasar atau kondisi sosial ekonomi setempat ketika prestasi Anda itu diraih.

3. Jangan berlebihan
Jangan menggunakan "make-up" yang terlalu tebal untuk memikat orang lain. Yang perlu Anda lakukan hanyalah mengedepankan prestasi Anda secara proporsional.

4. Nyatakan dengan singkat dan jelas
Gunakan bullet-point. Kalimat yang terlalu panjang membuat orang malas membaca atau salah-salah malah membingungkan.
source:karir.com

0 komentar:

Poskan Komentar