Ads 468x60px

Sabtu, Agustus 15

KENAPA NGGAK DELETE AKUN FACEBOOK...?

Dahulu ane mengenal facebook dari salah seorang temen ane, ya sebagaimana sebuah ilmu so musti diamalkan. Oleh karena itu ane merelakan untuk mendaftarkan diri ke facebook. Mmmmmmm, Awalnya sih belum ada rasa untuk mendalami facebook, nah suatu ketika ane ngeliat tmen ane lagi chatingan di FB. Uihhhh pada saat itulah ane mulai tertarik kembali sehingga timbullah rasa untuk mempelajari lebih jauh menganai facebook.

Setelah beberapa bulan ane mendalami facebook, muncullah beberapa berita menganai facebook baik itu berita positif ataupun negatif. Dari hal-hal itulah timbul pada diri sebuah penasaran serta ingin mencari tahu lebih jauh latar belakang facebook dan juga pendirinya. Pada masa ini penasaran demi penasaran terus digali hingga ane memperoleh banyak informasi mengenai facebok dan juga pendirinya.

Timbullah rasa ragu yang makin hari makin menggebu, diantara dua pertanyaan "Jadi delete my account facebook atau tidak?". Bahkan sempat pula difatwakan bahwa facebook itu haram, sejak saat itulah ane memantapkan diri untuk delete my account facebook serta sempat pula ane ngajak tmen ane buat ngedelete accountnya tapi temen ane bersikukuh keras tidak mw ngedelete. Namun ane tidak langsung delete account ane, tapi satu bulan kemudian ane akan delete account ane setelah ane menyebarkan info-info mengenai facebook.

Karena dirasa sudah cukup dalam menyebarkan berita tersebut, ane tidak login facebook beberapa minggu. Dan keadaan pun berbalik, yang awalnya ingin delete account ekarang merasa ragu untuk mendelete account
Sahabat sekalian,Berapa banyak teman yang kita miliki di facebook?

Berapa banyak post yang masuk ke beranda kita setiap harinya?
Apa saja isi post tersebut?

Saudaraku sesama umat muslim, begitu banyak yang melihat kemudharatan dari situs bernama facebook ini, kenapa? karena di situs ini kita bisa temukan ribuan bahkan jutaan keluhan, masalah, bahkan aib dari para penggunanya. Setiap hari beranda kita akan dipenuhi oleh post2 dari teman2 kita di facebook yang isinya biasanya tentang keadaan mereka setiap harinya.

Tentunya isi dari post2 tersebut sangat bervariasi. Mulai dari hal2 yang membahagiakan, permasalahan yang sedang dihadapi, kesediahan, kebencian, dll. Yang sesungguhnya tanpa disadari terkadang justru membuka aib bagi diri si penulis atau orang2 yang dikenalnya.

Contoh, masalah dengan orang tua, masalah dengan sahabat, kemarahan pada seseorang, dan masih banyak lagi.

Lalu apakah kemudian kita mengatakan bahwa situs ini bermudharat?? Tunggu dulu, layaknya sebuah pisau yang bisa digunakan untuk membunuh, juga bisa digunakan untuk memasak dan kegiatan berguna lainnya. Lalu apa hubungannya dengan facebook.

Disinilah kita harus mempelajari karakter dari facebook ini. Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan:

1) facebook memiliki fasilitas beranda yang akan menampilkan semua postingan dari teman2 kita.

2) selain posting yang berupa status, tulisan kita di wall teman kita pun akan bisa dilihat oleh semua teman kita.

hal ini tentunya akan sangat berpengaruh bagi penyebaran informasi (posting tersebut),
~misal kita menuliskan permasalahan keluarga kita di status kita, maka jika kita memiliki 500 orang teman, maka 500 orang tersebut akan mengetahui permasalahan keluarga kita, dikurangi yang tidak membaca.
~Dan tentunya juga memiliki potensi untuk menjadi fitnah, misal kita menulis, lagi sebel sama si anu.. maka akan menimbulkan banyak dugaan dari yang membaca, yang sayangnya tidak selalu baik (walaupun terkadang respon yang disampaikan juga bisa membantu untuk penyelesaian masalah)

Lalu, bagaimana mengubah hal tersebut??
mudah saja, yang perlu kita ubah adalah mindset kita, sebagaimana facebook bisa menjadi sarana penyebaran aib dan masalah, ia juga bisa digunakan sebagai sarana dakwah.

Bagaimana??

1) mulailah dari diri kita, gantikan kebiasaan2 lama kita yang suka membuka masalah2 kita dengan menuliskannya di status. Ganti dengan kebiasaan menulis hal2 yang bermanfaat, bisa dengan kutipan2 Al-Qur'an, Hadist, Ilmu pengetahuan, Kata2 Motivasi, dan banyak hal berguna lainnya.

2) hilangkan kebiasaan kita untuk meminta saran atau menuliskan pesan pribadi melalui wall, karena akan dilihat banyak orang, kecuali untuk diskusi yang bisa bermanfaat untuk banyak orang, walaupun menurut saya lebih efektif jika di buat di notes. Gantikan kebiasaan tersebut dengan yang lebih baik, masalah pribadi biarlah diurus secara pribadi, tak perlulah seluruh dunia tau tentang masalah kita,
kalau butuh saran? gunakan sarana private message kepada orang2 yg bisa dipercaya, itu lebih baik dan jauh dari fitnah.
kalau butuh saran banyak orang? tulis saja di forum yang memang sesuai untuk itu, Insya Allah lebih banyak membantu dibandingkan disebar secara tidak terkontrol

Terus apa enaknya dong kalau gitu?
Enaknya?? tentu saja bermanfaat untuk kita semua, bayangkan jika kita memiliki 300 teman, lalu setiap hari kita mengisi status kita dengan nasihat, Ilmu (Al-Qur'an, Hadist, dll), dan kata2 motivasi. maka setidak2nya kita bisa memberi tambahan ilmu, motivasi, dan inspirasi ke 300 orang teman kita.

Dan jika 300 orang teman kita juga melakukan hal yang sama, maka dalam sehari kita bisa mendapatkan Insya Allah 300 ilmu, wawasan, dan motivasi baru. bukankah itu lebih menyenangkan dibandingkan segudang tumpukan masalah dan hal2 yang tidak penting.

Jika semua itu kita lakukan, maka Insya Allah hari2 kita bisa dipenuhi semangat baru, dan Ilmu2 yang baru. Bahkan bukan tidak mungkin ketika kita memiliki masalah jawaban dari masalah tersebut ternyata ada di salah satu postingan teman2 kita yang bermanfaat.

So, tunggu apalagi? mulailah dari kita, mulai sekarang juga, jadikan facebook ini sebagai sarana dakwah untuk saling nasehat-menasehati dalam kebaikan.

mulailah posting kebaikan SEKARANG JUGA..!!!

0 komentar:

Poskan Komentar