Ads 468x60px

Sabtu, Januari 3

KILAS BALIK TAHUN 2008 DAN TANTANGAN DI TAHUN 2009


Tidak terasa, tahun 2008 berjalan begitu cepatnya. Terlalu banyak peristiwa yang terjadi pada tahun ini yang harus kita jadikan pelajaran. Mulai dari meninggalnya ‘guru bangsa’ presiden kedua Republik ini, kasus blue energy dan super toy yang membuat wajah SBY dan Wapres Yusuf Kalla memerah. Dari pentas Politik, situasi sudah mulai memanas dengan pendekalrasian beberapa tokoh untuk maju menjadi RI 1 di tahun 2009 nanti. Sri Sultan Hamengku Buwono X , Wiranto, Probowo dan Sutiyoso adalah segelintir nama yang telah mengajukan diri untuk menjadi presiden periode 2009-2025. Kemudian peristiwa pembunuhan sadis yang dilakukan oleh Ryan dan pasangan homonya cukup membuat geger bangsa ini. Serta masih banyak lagi kejadian-kejadian di tahun 2008 baik yang menyenangkan maupun memilukan.

Dari dunia Internasional, tahun 2008 diwarnai dengan munculnya kekuatan politik baru di Amerika Serikat dengan munculnya seorang Afro-Amerika sebagai Presiden Amerika untuk pertama kalinya. Disamping itu, tahun 2008, juga diwarnai dengan krisis ekonomi global. Lagi-lagi Amerika memegang peranan penting sebagai penyebab utama terjadinya krisis global ini. Disamping itu teror kembali melanda dunia, di belahan bumi lainnya peperanganpun masih terjadi, kekejaman Israel terhadap Palestina sepertinya masih akan terus berlanjut. Dunia pun bergerak semakin renta.

Disadari atau tidak, semua mahluk hidup di alam semesta ini, mengalami siklus, perputaran tiada henti yang diatur oleh kekuatan Maha besar dan Tak Tertandingi. Dia-lah Sang Pencipta. Demikian juga manusia di bumi ini. Saat ini, umur bumi sudah semakin tua, sekian banyak zaman sudah terlewati dari zaman manusia belum mengenal tulisan hingga demikian canggih sekarang ini.Tahun 2008 begitu penuh dengan warna, dari bencana alam, isak tangis umat manusia, peperangan yang tiada henti, kelaparan, penyakit yang semakin menggila, dan resesi ekonomi global. Semua itu harusnya membuat kita merenung, melihat kedalam. Ada kekuatan Maha Besar yang berada di balik semua ini. Semua yang terjadi di alam semesta khususnya di dunia berada dalam lingkup hukum sebab akibat. Tidak terjadi dengan sendirinya. Bola bumi sudah semakin panas akibat milyaran aktifitas penghuninya. Namun Sutradara Agung itu tidak pernah lelah membuat skenario universal tiada henti. Mahluk hidup dan benda mati yang ada hanya bisa mengikuti arus skenario besar yang diperankannya. Tahun 2008 ini banyak diantara kita yang melupakan esensi dari Maha besar itu dalam pelaksanaan hidup kita. Kita terus berpacu dalam putaran ego tiada berakhir yang terus membelenggu jiwa kita. Apa yang kita cari?

Tahun 2009 sudah menanti dengan tantangan yang begitu berat. Seluruh negara-negara di dunia sedang prihatin, sedang menderita. Mampukah kita bangkit?Akankah kita semakin terpuruk? Jawabnya jangan tanya pada rumput yang bergoyang. Mari kita lihat kedalam. Kedalam diri sang ego. Semuanya berpulang pada kita, sang pelakon sandiwara kehidupan. Semoga tahun 2009 lebih baik.

0 komentar:

Poskan Komentar