Ads 468x60px

Rabu, Mei 6

Jalan Sehat SMP Negeri 3 Kutowinangun

Hari Kamis (30/04) kemarin, SMP Negeri 3 Kutowinangun mengadakan kegiatan yang berbeda dengan hari biasanya. Pasalnya pada hari kamis kali ini SMP Negeri 3 Kutowinangun meniadakan kegiatan rutin belajar mengajar dan diganti dengan kegiatan jalan sehat.

Sugiyarto Yoga Prayitno, S.Pd selaku Kepala SMP Negeri 3 Kutowinangun mengatakan, bahwa kegiatan jalan sehat kali ini mengambil tema "Jalan Sehat SPENAGAKU 2015". Kegiatan ini digelar dengan tujuan untuk mendidik serta membiasakan hidup sehat kepada siswa-siswi melalui kegiatan olahraga. Sekaligus sebagai sarana refresing bagi siswa-siswi kelas IX yang akan melaksanakan Ujian Nasional Tahun 2015 yang sedianya akan digelar serentak di seluruh Indonesia tanggal 4 sampai 7 Mei 2015. Kepala sekolah juga memohon kepada seluruh keluarga besar SMP Negeri 3 Kutowinangun untuk turut mendoakan agar para siswa kelas IX yang akan mengikuti Ujian Nasional bisa sukses dan lulus 100%.
 
Sementara itu, Waka Kesiswaan menghimbau kepada seluruh dewan guru agar senantiasa mengawasi siswa-siswi. Diharapkan kepada para siswa agar tidak main-main saat pelaksanaan jalan sehat dimulai. “Rute jalan sehat kali ini tidaklah jauh, hanya keliling lingkungan sekitar sekolah saja. Jadi saya harap bapak ibu dewan guru turut serta dalam kegiatan ini untuk mendampingi anak-anak. “kata Suryanto, S.Pd.

Kegiatan semakin semarak dan meriah karena panitia mengemas acara dengan sangat luar biasa dengan menyiapkan panggung hiburan. Peserta jalan sehat semuanya berhasil finis di sekolah tanpa ada kendala dan hambatan yang berarti pada pukul 09.00. Dan para perserta tidak bergeming beranjak dari halaman sekolah samapi jam 13.00 karena acara hiburan dari siswa-siswi SMP Negeri 3 Kutowinangun sangat menarik ditambah lagi dengan aksi penampilan kepala sekolah Bapak Sugiyarto Yoga Prayitno, S.Pd dengan menyayikan lagu dangdut yang semakin menyemarakkan dan menggetarkan panggung hiburan. Dan tenttunya yang paling dinanti-nanti para peserta jalan sehat adalah berbagai doorprize yang hadiah utamanya sangat menarik satu buah kipas angin. Kegiatan ini bisa terlaksana tentu adanya kerja sama semua pihak dan para donatur. Melihat animo siswa-siswi SMP Negeri 3 Kutowinangun yang begitu tinggi, menjadi tantangan tersendiri bagi SMP Negeri 3 Kutowinangun untuk tahun depan dengan kegiatan yang lebih besar. 

 
 
 
 
 

Cara Reset Printer Canon Pixma MG2570 Error 5B00

Cara Reset Printer Canon Pixma MG2570 Error 5B00 Panduan Komputer , Tips Mereset Printer Canon MG2570 - Printer Canon Pixma MG2570 merupakan varian printer baru dari canon, dimana printer mg2570 ini tidak berbeda dengan seri sebelumnya, yaitu tetap harus minta di reset jika ic counternya full. printer ini memang bukan di desain untuk kantor, tapi untuk rumahan. kalau digunakan untuk kantor, maka akan tak jarang sekali anda mereset ulang agar printer mampu digunakan, alasannya merupakan pemakaian yg sangat padat di kantor. 


Cara Reseter Canon Pixma MG2570 Error 5B00 Cara Mereset Printer Canon Pixma MG2570 Reseter yang recommended untuk Printer Canon Canon MG 2570 itu adalah versi terbarunya, yaitu V3400. Jangan sampai salah dalam mereset printer, karena nantinya bisa fatal error. Jadi, ketika anda ingin mereset printer di PC/Laptop, akan tersedia kata “The Ink Absorber is Almost Full” yang artinya printer anda sudah penuh. Ketika sudah ada kata tersebut di monitor LCD anda, jangan langsung direset printernya. printer anda harus dalam kondisi “Service Mode”. Jika sudah berada dalam mode tersebut, cara reset printer Canon MG 2570 yaitu pertama anda matikan terlebih dahulu printernya (tekan tombol On/Off). Yang kedua di setiap printer Canon tipe apapun itu memiliki 2 tombol yang berbeda, ada tombol “On/Off” dan ada juga tombol “Reset/Stop” dan kedua tombol tersebut anda tekan secara bersamaan. Yang ketiga, anda lepas tombol “Reset/Stop”, akan tetapi tombol “On/Off” nya jangan dilepas dulu. Keempat, dalam posisi jari yang sedang menekan tombol “On/Off”, anda tekan tombol “Reset/Stop” yang dilepas tadi sebanyak 5 kali. Kelima, saat anda menekan tombol “Reset/Stop” yang kelima, tekan agak lama lalu lepas secara bersamaan tombol “Reset/Stop” dan tombol “On/Off” tadi hingga lampu yang berkelap-kelip di printer tidak lagi menyala. Setelah proses tersebut diatas sudah anda lakukan, pasti di monitor anda muncul hardware baru, tapi itu abaikan saja. Anda jalani reseter v3400 tadi. Lalu, cobalah anda testcase dengan beberapa lembar kertas agar bisa dipastikan bahwa tinta printer tidak pudar.

 Dan begitulah cara reset printer Canon MG 2570 dengan benar. Jika cara di atas belum juga menyelesaikan masalah maka, mengganti IC508 pada board printer canon MG 2570. Tips Mengatasi Printer Canon Pixma MG2570 Minta di Reset Berikut ini cara untuk mengatasi error 5B00 Canon Pixma MG2570 : 
  1.  Ambil board printernya 
  2.  Ganti IC508 yang ada di bagian belakang Board MG2570 yg error 5B00, dengan IC yg baru yang bisa Anda beli di Toko Ekohasan Online atau dari kanibalan printer yg sama persis. IC 508wp ini adalah ic counter, yg fungsinya untuk menghitung berapa kali cetak printer MG2570 ini. Kalau hitungannya sudah full, maka harus di reset ke nol lagi. Sebenarnya tidak perlu mengganti ic 508WP ini kalau anda punya Resetter nya, atau anda punya alat untuk memrogram ic counter 508wp ini sehingga bisa terisi data nol lagi. Berhubung 2 Cara ini masih belum ada, maka cara yg paling bisa diandalkan saat ini adalah dengan mengganti IC 508WP ini, yaitu IC Counternya. Cara Reseter Canon MG2570 Error 5B00 Cara Reseter Canon MG2570 Error 5B00 Cara Reseter Canon MG2570 Error 5B00


  3. Lepas Pasang IC 508WP ini, dengan menggunakan Solder Uap / Blower. 
  4. Selesai, Pasang Board, rakit printer, siap dicoba.

Sabtu, Juli 12

Kutemukan Jawabnya

Akhirnya setelah googling ini dia jawabannya untuk mengitung jumlah data dengan multiple kriteria yang jadi kasus pekerjaan saya, sekedar share aja ya ini : Bagaimana menghitung jumlah siswa yang memiliki rentang nilai antara >13 dan < 15 Misal kita memiliki sheet excel yang isinya terdiri dari No, Nama dan Nilai, dimana kita akan menghitung jumlah siswa yang memiliki rentang nilai tadi. Pada kasus ini yang menjadi sumber perhatian adalah rentang nilai dan jumlah siswa. Sebenarnya kita cukup memfokuskan hanya pada satu sumber yaitu nilai.

=SUMPRODUCT(($A$1:$A$11>=13)*($A$1:$A$11<15 p="">

Tara...., jumlah data dengan multiple kriteria diatas muncul hasilnya...:)

Rabu, Mei 21

Lama Nggak Ngeblog

kangen banget sudah lama tidak ngeblog. karena kesibukan dunia nyata yang begitu padat membuat aku hampir melupakan blog kesayanganku ini. kangen banget sudah lama tidak menulis artikel, blogwalking dan hal-hal yang berhubungan dengan blogging lainnya. akhirnya hari ini tugasku di dunia nyata sudah kelar sehingga aku bisa menulis beberapa kalimat indah lagi di blog ini. semangattttttttt ngeblog. buat teman-teman blogger semoga makin sukses saja yah dengan bloggingnya. sampai jumpa, terima kasih sudah berkunjung

Selasa, Juni 26

Tugas Akhir Saya


BAB I
PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat membawa perubahan pula dalam kehidupan manusia. Perubahan-perubahan itu membawa akibat yaitu tuntutan yang lebih tinggi terhadap setiap individu untuk lebih meningkatkan kinerja mereka sendiri dan masyarakat yang luas. Dalam dunia pendidikan, khususnya perguruan tinggi, tidak dapat di pungkiri peran dosen sebagai pengajar dalam proses belajar mengajar disebuah instansi pendidikan sangatlah penting. Dosen menjadi tumpuan utama dalam tranformasi ilmu yang diberikan oleh pihak instansi pendidikan kepada para mahasiswanya. Oleh karena itu untuk menjawab tantangan tersebut, sangatlah diperlukan tenaga dosen yang handal dan berkualitas sehingga dapat membimbing dan mengantar mahasiswanya menjadi pribadi yang matang baik dari segi intelektual maupun emosional.
Dengan mempertimbangkan hal tersebut, kegiatan evaluasi  dosen melalui umpan balik sangatlah penting dilaksanakan oleh suatu perguruan tinggi. Pada kegiatan evaluasi atau umpan balik ini, mahasiswa langsung memberikan penilaian terhadap dosen. Evaluasi dengan umpan balik dimaksudkan untuk melihat kemampuan dosen dalam menjalankan tugas pokoknya sebagai pengajar, sehingga dapat diketahui kualitas dosen tersebut baik atau tidaknya dalam mengajar. Hasil evaluasi yang diperoleh, diharapkan dapat dipergunakan oleh pihak akademik untuk melakukan pembinaan atau pengambilan keputusan yang tepat untuk para dosen yang dalam mengajarnya masih kurang.
Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) PGRI Kebumen adalah perguruan tinggi yang berbasiskan IT pertama di Kebumen, AMIK PGRI Kebumen sendiri memiliki dosen aktif sebanyak 13 orang dari berbagai bidang profesi. Setiap dosen bisa mengajar lebih dari satu mata kuliah (rangkap). Selama ini akademik belum mengetahui kinerja para dosen, sehingga dosen  dinilai mempunyai kinerja yang sama. Apabila hal ini dibiarkan, maka tidak menutup kemungkinan jika mahasiswa, merasa tidak puas terhadap kebijakan akademik, sehingga AMIK PGRI Kebumen dianggap kurang memiliki daya saing terhadap perguruan tinggi yang lain jika dilihat dari segi SDM, apalagi sekarang ini AMIK PGRI Kebumen sudah menyandang status terakreditasi oleh BAN PT.
Oleh karena itu, penulis mencoba untuk mengusulkan program Aplikasi Umpan Balik Kinerja Dosen Berbasis Web Dengan Framework Codeigniter yang nantinya diharapkan informasi yang dihasilkan dapat dipergunakan sebagai bahan evaluasi kinerja dosen dalam rangka peningkatan mutu pembelajaran di AMIK PGRI Kebumen. 

B.     PERUMUSAN MASALAH
Pada dasarnya penilaian kinerja melalui umpan balik merupakan proses yang digunakan oleh perguruan tinggi untuk menilai kinerja para dosen. Jika dikerjakan dengan benar maka hal ini akan memberikan manfaat yang besar bagi perguruan tinggi maupun bagi dosen itu sendiri.
Evaluasi kinerja dosen melalui umpan balik sangat diperlukan dalam rangka penjaminan mutu internal  perguruan tinggi selain penjaminan mutu eksternal yaitu melalui sistem penilaian akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.
Dengan dasar tersebut ditentukan rumusan masalah sebagai berikut:
1.      Bagaimana mekanisme penilaian dosen dalam bentuk parameter-parameter penilaian dapat diimplementasikan ke dalam bentuk aplikasi penilaian kinerja dosen  berbasis web?
2.      Bagaimanakah mengimplementasikan framework CodeIgniter yang terkoneksi dengan Database MySQL untuk membuat Aplikasi Umpan Balik Kinerja Dosen ?
3.      Bagaimana hasil dari pengumpulan data penilaian dosen melalui kuesioner dapat dikorelasikan dengan kinerja sesungguhnya dari setiap dosen? 

C.    BATASAN MASALAH
Berdasarkan rumusan masalah diatas, penulis perlu membatasi masalah agar tidak melebar dan lebih mengarah pada bagian pokok yang diharapkan yaitu pada :
1.      Sistem difokuskan pada teknik implementasi dari kuesioner manual menjadi kuesioner secara digital.
2.      Penggunaan data mahasiswa, dosen, mata kuliah, rencana studi merupakan data support, artinya sistem tidak didedikasikan untuk pemeliharaan data tersebut.

D.       TUJUAN DAN MANFAAT
1.      Tujuan penulis penyusunan tugas akhir  ini :
a.       Syarat menyelesaikan jenjang pendidikan program pendidikan Diploma III (D3) pada Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) PGRI Kebumen.
b.      Untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teori-teori yang telah    didapatkan selama perkuliahan di AMIK PGRI Kebumen.
c.       Belajar untuk mengindentifikasi dan menyelesaikan masalah dalam pembangunan aplikasi umpan balik penilaian kinerja dosen.
2.      Sedangkan manfaat penyusunan tugas akhir adalah: 
a.       Bagi Penulis
1)     Mampu menerapkan secara nyata teori dan praktik dengan melihat permasalahan–permasalahan yang terjadi antara teori dan praktik dengan melihat permasalahan–permasalahan yang ada.
2)     Mampu meningkatkan kemampuan dalam menganalisa masalah dan berusaha mencari pemecahannya.
3)     Menambah pengetahuan tentang perancangan dan pembuatan aplikasi, khususnya aplikasi berbasis web dengan framework CodeIgniter.
b.      Bagi AMIK PGRI Kebumen
1)      Dapat memberikan solusi dalam mengevaluasi kinerja dosen dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran melalui perbaikan kinerja.
2)      Memberikan bahan referensi bagi pihak perpustakaan sebagai bahan bacaan yang dapat menambah ilmu pengetahuan bagi pembaca.

E.       METODE PENGUMPULAN DATA
Untuk menunjang pencarian fakta dan pengumpulan data guna membangun sistem yang akan dirancang, maka penulis perlu melakukan beberapa metode penelitian antara lain:
1.    Wawancara
Wawancara atau interview merupakan metode pengumpulan data yang digunakan untuk mendapatkan keterangan informan melalui percakapan langsung dan berhadapan muka. Wawancara atau interview disini dilakukan kepada informan yaitu dengan bagian Akademik dan Lembaga Penjamin Mutu AMIK PGRI Kebumen. Metode ini dipandang sebagai metode yang relevan untuk memperoleh data secara langsung dari informan.
2.    Dokumentasi dan Studi Pustaka
Metode ini sebagai dasar dari penyusunan tugas akhir, yaitu dengan cara mengumpulkan dokumen-dokumen yang berhubungan dengan masalah yang ada dan dengan mempergunakan berbagai macam pustaka yang meliputi literature, catatan kuliah, artikel dari internet, serta bacaan lain yang mendukung penulisan tugas akhir ini.
3.    Sampling
Metode sampling merupakan metode pengumpulan data melalui pemilihan sampel dari populasi yang ada dengan tujuan mempelajari sebagian untuk keseluruhan. Dalam metode ini sampel yang dipilih adalah sebagian mahasiswa AMIK PGRI Kebumen yang dipilih secara random dari seluruh mahasiswa. Data yang dikumpulkan yaitu penilaian mengenai konten sistem. Instrumen yang digunakan untuk menangkap data yaitu berupa daftar pertanyaan yang dibagikan kepada responden. Penjelasan secara rinci mengenai metode sampling ini dijelaskan pada pembahasan tentang pengujian sistem.

F.   SISTEMATIKA PENULISAN
Adapun sistematika penulisan dalam perancangan sistem informasi adalah sebagai berikut :
BAB I  : Pendahuluan
Bab ini berisi latar belakang, perumusan masalah, bahasan masalah, tujuan dan manfaat, metode pengumpulan  data dan sistematika penulisan.
BAB II : Tinjauan Pustaka
Bab ini berisi penjelasan teori yang bersifat umum dan definisi tehadap teori yang digunakan dalam penyusuan laporan tugas akhir ini.
BAB III : Perancangan Sistem
Bab ini pembahasan sistem, metode pengembangan sistem, desain input dan output, desain database dan desain interface.
BAB IV : Pembahasan
Bab ini berisi pembahasan implementasi aplikasi, pengujian sistem dan analisis kebutuhan.
BAB V   :  Penutup
Bab ini berisi kesimpulan dan saran yang berkaitan dengan masalah
tugas akhir.
       Daftar pustaka
       Lampiran


Sabtu, Juni 16

Bukan Karena Malas


Bukan Karena Malas
Dunia perkuliahan mempunyai banyak kegiatan yang tidak hanya berupa kegiatan akademis saja. Hal itu terbukti dengan adanya berbagai organisasi kemahasiswaan atau unit kegiatan mahasiswa di setiap kampus. Semua organisasi ekstrakulikuler itu ada guna menampung minat ataupun bakat dari setiap mahasiswa yang berkuliah di dalamnya. Kegiatan-kegiatan organisasi tersebut berguna untuk melatih soft skill dari mahasiswa. Hal tersebut akan berguna saat mahasiswa tersebut lulus dari bangku perkuliahannya dan agar mereka tidak menjadi mahasiswa yang melempem karena bahwasannya soft skill itu melatih kita untuk peka terhadap kehidupan sosial yang kelak kita akan jalani.
Salah satu organisasi mahasiswa yang tidak asing lagi di dunia kemahasiswaan adalah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). BEM adalah organisasi yang bergerak sebagai perangkat eksekutif di kampus dimana segala program kerja yang dijalankan berdasarkan aspirasi dari berbagai mahasiswa di kampus. BEM memiliki tingkatan dimana yang tertinggi berada di tingkat universitas dan di bawahnya adalah BEM fakultas. BEM dipimpin oleh seorang presiden BEM dan para menteri yang membantu presiden BEM tersebut untuk menjalani program kerja selama setahun.
Berkaitan dengan minat mahasiswa untuk menjadi pengurus BEM, ada banyak banyak mahasiswa yang tertarik karena memang tidak sedikit mahasiswa yang menyadari akan keuntungan jika menjadi pengurus BEM. Keuntungan menjadi pengurus BEM selain melatih soft skill adalah biasanya berkaitan dengan beasiswa karena pengurus BEM biasanya menjadi prioritas dalam pemberian beasiswa. Selain itu jika lulus nanti pengalaman berorganisasi yang cukup diakui di dunia kerja adalah menjadi pengurus BEM.
Pada saat regenerasi kepengurusan dilakukan open recruitment pengurus BEM saat itu juga akan banyak mahasiswa yang berbondong-bondong mendaftar. Nah, pada saat itulah proses penyaringan diperlukan agar bisa menemukan mahasiswa yang benar-benar berkompeten dan berkomitmen untuk menjadi pengurus BEM. Biasanya ada beberapa tes yang dilakukan mulai dari pengumpulan CV (curriculum vitae), tes dalam bentuk menulis esai atau paper, dan yang terakhir tes wawancara. Dari tes tersebut saja setiap mahasiswa yang mengikutinya sudah diajarkan mengenai sebuah arti totalitas karena tes tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa itu menggunakan segala kemampuannya untuk menjadi pengurus BEM.
Masalah utama sekarang ini adalah ketika mereka menjadi pengurus BEM, apakah mereka bisa membagi waktu antara kegiatan kuliah dengan kegiatan BEM. Ada banyak pengurus BEM yang setelah mengikuti kepengurusan justru kuliahnya terbengkalai. Pengurus BEM biasanyanya juga tidak hanya mengikuti satu organisasi saja akan tetapi ada beberapa organisasi yang diikutinya. Hal itulah yang dituntut dari semua organisatoris untuk bisa memanajemen waktunya dengan sebaik mungkin sehingga tidak ada satupun prioritas yang terbengkalai.
Seorang mahasiswa apabila mengatakan dirinya malas menjadi pengurus BEM sebenarnya bukan itu alasan utamanya. Ada banyak tipikal mahasiswa di sebuah kampus. Mahasiswa yang malas itu biasanya adalah mahasiswa kupu-kupu atau sukanya sehabis kuliah pulang demikian seterusnya. Alasan lainnya mungkin sudah banyak organisasi atau kegiatan yang diikuti sehingga tidak memungkinkan untuk menjadi pengurus BEM. Sebenarnya sudah banyak mahasiswa yang menyadari akan arti pentingnya kegiatan ekstra, tetapi semuanya kembali pada diri mahasiswa tersebut. Ada banyak kemungkinan yang bisa terjadi, tidak dapat dipungkiri bahwa ada mahasiswa yang sudah berkeluarga atau bekerja. Hal itu juga bisa menjadi penghalang untuk menjadi pengurus BEM. Jangankan menjadi pengurus BEM, untuk mengikuti kegiatan BEM saja pasti mereka akan bepikir dua kali. Jadi, dari semua hal itu menurut saya masalah pertama dan utamanya ada pada kapasitas dari setiap mahasiswa yang bersangkutan. Dan kalaupun alasan mereka malas itu hanyalah segelitir mahasiswa saja karena saya yakin sudah hampir semua mahasiswa menyadari bahwa kemampuan akademis memang hanya beperan sedikit ketika kita dihadapkan dengan dunia kerja nanti. Terimakasih.

Minggu, Februari 12

Salute to Agus Sumarna

Pencarian penyelesaian Tugas kuliah yang saya lakukan tidak berhenti, dengan mereview beberapa blog, adalah salah satu pembelajaran menemukan ilmu yang bermanfaat, tidak hanya sekedar tulisan saja, tetapi lebih pada pesan informasi pendidikan yang perlu digali. Berbagi dalam sebuah tulisan adalah langkah efektif untuk membagikan pengetahuan kepada khalayak. Blogging-Review kali ini, saya mencoba menggali intisari penting dan positif dari sebuah blog.Sejarah perjumpaan dengan pemilik blog adalah ketika saya menjelajahi sebuah blog  Mas Agus Sumarna disalanalah saya menenukam blog yang menurut saya inspiratif ini.

Ya, langsung saja kita menuju ke blognya  Mas Agus Sumarna . Hal yang menarik dari blog ini adalah informasi yang dia berikan. Banyak informasi positif yang saya temui disini, dan tulisan yang paling saya suka adalah membuat Sistem Informasi Nilai Online, yang ternyata tulisan ini juga menyajikan fasilitas Download sourcecode programnya....(Thanks...),Kenapa Saya menyukai artikel ini di karenakan saya sedang Membuat TA kuliah saya yang judulnya sama lah kira kira dengan Artikelnya Mas Agus di atas.
Ditulisan ini, tidak sekedar menceritakan bagaimana membuat Sistem Informasi Nilai Online, tetapi juga mengajarkan kita untuk belajar open source seperi yang di galakkan Pemerintah untuk mengurangi yang namanya pembajakan (pelanggaran Hak cipta lah..intinya) sehingga kita dapat berkreasi, baik kepada diri sendiri dan juga orang lain. Tidak hanya itu yang populer diblog ini, ada banyak tulisan inspiratif disana seperti kata kata mutiara dan motivasi, karena itu saya mereferensikan anda semua untuk belajar dan mengambil intisari blognya Mas Agus.

Teruslah menulis Mas Agus teruslah berbagi untuk semua, teruslah berkreasi.

Selasa, Januari 17

Tips Mengatasi Rasa Malas

بِسْمِ اﷲِالرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم 
Rasanya banyak diantara kita yang punya “penyakit” suka menunda-nunda pekerjaan. Penyakit ini, yang sebetulnya adalah kebiasaan, seringkali disebabkan karena kita malas mengerjakan sesuatu. Malas bangun dari tempat tidur, malas pergi olahraga, malas menyelesaikan tugas kantor, dll.

Menurut penelitian, kebiasaan malas merupakan penyakit mental yang timbul karena kita takut menghadapi konsekuensi masa depan. Yang dimaksud dengan masa depan ini bukan hanya satu atau dua tahun kedepan tetapi satu atau dua menit dari sekarang. Contohnya saja ketika kamu malas dari bangun, kamu akan berkata dalam hati: “Satu menit lagi saya akan bangun”, tetapi kenyataannya barangkali kamu akan berlama-lama di tempat tidur sampai akhirnya memang waktunya tiba untuk siap-siap pergi ke kantor.

Kebiasaan malas timbul karena kita cenderung mengaitkan masa depan dengan persepsi negatif. kamu menunda-nunda pekerjaan karena cenderung membayangkan setumpuk tugas yang harus dilakukan di kantor. Belum lagi berhubungan dengan orang-orang yang kamu tidak sukai, misalnya.

Sayangnya, menunda-nunda pekerjaan pada akhirnya akan mengundang stress karena mau tidak mau satu saat kamu harus mengerjakannya. Di waktu yang sama kamu juga mungkin punya banyak pekerjaan lain.
Dalam beberapa hal, kamu pun mungkin akan kehilangan momen untuk berkembang ketika kamu mengatakan “tidak” terhadap sebuah kesempatan –kamu malas bertindak karena bayangan negatif tentang hal-hal yang memberatkan didepan.

Di artikel ini saya ingin memberikan beberapa tips untuk mengatasi rasa malas. Tips ini bisa kamu praktekkan di tempat kerja ataupun lingkungan keluarga:

Ganti “Kapan Selesainya” dengan “Saya Mulai Sekarang”

Apabila kamu dihadapkan pada satu tugas besar atau proyek, kamu sebaiknya JANGAN berpikir mengenai rumitnya tugas tersebut dan membayangkan kapan bisa diselesaikan. Sebaliknya, fokuslah pada pikiran positif dengan membagi tugas besar tersebut menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan menyelesaikannya satu demi satu.

Katakan setiap kali kamu bekerja: “Saya mulai sekarang”.
Cara pkamung ini akan menghindarkan kamu dari perasaan terbebani, stress, dan kesulitan. kamu membuat sederhana tugas didepan kamu dengan bertindak positif. Fokus kamu hanya pada satu hal pada satu waktu, bukan banyak hal pada saat yang sama.

Ganti “Saya Harus” dengan “Saya Ingin”

Berpikir bahwa kamu harus mengerjakan sesuatu secara otomatis akan mengundang perasaan terbebani dan kamu menjadi malas mengerjakannya. kamu akan mencari seribu alasan untuk menghindari tugas tersebut.

Satu tip yang bisa kamu gunakan adalah mengganti “saya harus mengerjakannya” dengan “saya ingin mengerjakannya”. Cara pikir seperti ini akan menghilangkan mental blok dengan menerima bahwa kamu tidak harus melakukan pekerjaan yang kamu tidak mau.

kamu mau mengerjakan tugas karena memang kamu ingin mengerjakannya, bukan karena paksaan pihak lain. kamu selalu punya pilihan dalam kehidupan ini. Tentunya pilihan kamu sebaiknya dibuat dengan sadar dan tidak merugikan orang lain. Intinya adalah tidak ada seorang pun di dunia ini yang memaksa kamu melakukan apa saja yang kamu tidak mau lakukan.

Kamu Bukan Manusia Sempurna

Berpikir bahwa kamu harus menyelesaikan pekerjaan sesempurna mungkin akan membawa kamu dalam kondisi mental tertekan. Akibatnya kamu mungkin akan malas memulainya. kamu harus bisa menerima bahwa kamu pun bisa berbuat salah dan tidak semua harus sempurna.

Dalam konteks pekerjaan, kamu punya kesempatan untuk melakukan perbaikan berulang kali. kamu selalu bisa negosiasi dengan boss kamu untuk meminta waktu tambahan dengan alasan yang masuk akal. Mulai pekerjaan dari hal yang kecil dan sederhana, kemudian tingkatkan seiring dengan waktu. Berpikir bahwa pekerjaan harus diselesaikan secara sempurna akan membuat kamu memkamung pekerjaan tersebut dari hal yang besar dan rumit.

Kemalasan merupakan sesuatu yang normal dalam hidup kamu. Karena dia normal maka dia pun bisa diatasi. Tiga tips diatas bisa menjadi awal untuk berpikir dan bertindak berbeda dari biasanya sehingga kamu tidak menyia-nyiakan kesempatan yang datang hanya karena malas mengerjakannya.

Minggu, Januari 15

Cara Sederhana Melatih Berpikir Kreatif

بِسْمِ اﷲِالرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم 

"Kreatif" hanyalah sebuah kata pendek dan sederhana. Namun, berkat pemikiran kreatif, kesuksesan besar, semisal kemajuan teknologi, industri, dan bidang lain, terjadi.
Definisi Kreativitas secara keseluruhan "Kemampuan seseorang untuk Melahirkan sesuatu yang baru baik gagasan maupun karya nyata yang berbentuk aptitude maupun non aptitude baik dalam karya baru maupun kombinasi dengan hal-hal yang sudah ada yang semuanya berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya". Tidak berlebihan bila dikatakan, berpikir kreatif merupakan kunci keberhasilan.
Lalu, bagaimana cara untuk bisa berpikir kreatif?
Berikut ini cara yang dapat kamu coba untuk melatih otak kamu menjadi kreatif:

1. Berpikir bahwa semua bisa dilakukan
Yakinlah, sesuatu yang akan kita kerjakan mampu kita selesaikan. Artinya, harus optimis. Buang ungkapan bernada pesimis. Misal, "Saya mungkin bisa mengerjakan". Ganti dengan ungkapan penuh optimisme. Contoh, "Saya pasti bisa mengerjakannya", "Bagi saya tidak ada kata menyerah!". Pernyataan optimis melatih kita berani masuk ke persoalan. Pola pikir pun berkembang, karena dipaksa memeras otak untuk mewujudkan tekad itu.

2. Hilangkan cara berpikir konservatif
Pola berpikir konservatif ditkamui dengan kekhawatiran untuk menerima perubahan, meski perubahan itu menguntungkan. Karena ingin mempertahankan gaya konservatif, perubahan ditanggapi secara dingin, bahkan dipersepsikan sebagai ancaman. Karena merasa nyaman atau diuntungkan dengan cara konservatif, ketika dituntut untuk mengubah pola pikir, kita takut akan mengalami kerugian.
Hendaknya disadari, cara berpikir konservatif memasung pemikiran kreatif karena pikiran dibekukan oleh sesuatu yang statis. Padahal dalam berpikir kreatif unsur statis semestinya dihilangkan. Mulailah berpikir dinamis, dengan terus mengolah pemikiran untuk menemukan pola pikir efektif.

Ada tiga cara mengurangi atau menghilangkan pola berpikir konservatif:

Pertama, terbuka terhadap masukan. Masukan adalah bahan mentah sangat berharga. Lalu, kita mengolahnya menjadi "barang jadi" lewat pemikiran kreatif. Jadi, jangan takut dengan ide, usulan, bahkan kritik. Karena semua itu merangsang kita berpikir kreatif.

Kedua, mencoba pekerjaan atau hal di luar bidang kita. Untuk "memperkaya" diri, pola pikir juga perlu menghadapi sesuatu yang berbeda dari biasanya.

Ketiga, harus proaktif. Kita dituntut "menjemput bola" dalam menghadapi sesuatu, dan bukan "menunggu bola". Bertindak proaktif berarti membuat diri bebas memilih tindakan, tentu berdasarkan perhitungan matang. Ini bisa terjadi kalau kita mempunyai kreativitas berpikir
 

Rabu, Januari 11

Mimpi / Cita - Cita ...?

بِسْمِ اﷲِالرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم 

         Banyak orang yang mengganggap mimpi atau impian itu sama dengan khayalan atau angan-angan tetapi sebenarnya serupa tapi tak sama. Mimpi atau impian itu lebih ke arah sesuatu yang dapat digapai sedangkan khayalan atau lamunan itu lebih ke arah keinginan yang tidak dapat direalisasikan. Memang kalau tidur itu kita suka mimpi dari mulai yang aneh sampai yang ajaib, namun di sini mimpi dalam arti cita-cita beda dengan mimpi dalam tidur kita. Justru mimpi pada tidur dianggap sama seperti khayalan dan angan-angan. Dari kecil kita pasti dinasehati oleh orangtua, guru ataupun buku untuk menggantungkan cita-cita setinggi langit. Semua itu memang benar karena dengan adanya cita-cita atau impian dalam hidup kita akan membuat kita semangat dan bekerja keras untuk menggapai kehidupan yang lebih baik di dunia. Cita-cita yang baik adalah cita-cita yang dapat dicapai melalui kerja keras, kreativitas, inovasi, dukungan orang lain dan sebagainya. Khayalan hasil melamun cenderung tidak logis dan bersifat mubazir karena banyak waktu yang terbuang untuk menghayal yang tidak-tidak.
          Dalam bercita-cita pun sebaiknya jangan terlalu mendetail dan fanatik karena kita bisa dibuat stres dan depresi jika tidak tercapai. Contoh adalah seseorang yang punya cita-cita jadi dokter. Ketika dia tidak masuk jurusan ipa dia stress, lalu gagal snmptn / spmb kedokteran dia stress, dan seterunya. Tidak semua orang bisa menentukan cita-cita. Jika tidak bisa menentukan cita-cita, maka bercita-citalah untuk menjadi orang yang berguna dan dicintai orang banyak dengan hidup yang berkecukupan. Untuk mendapatkan motivasi dalam mengejar cita-cita kita bisa mempelajari kisah sukses orang lain atau membaca atau melihat film motivasi hidup seperti laskar pelangi. Tapi jangan lupa dengan cita-cita setelah kita mati nanti yaitu masuk surga. Masuk surga pun harus kita perjuangkan selama kita hidup di dunia karena hidup kita pada dasarnya adalah untuk ibadah dan merupakan ujian Tuhan kepada kita. Kita mati tidak membawa apa-apa selain amal ibadah kita. Hidup akan berguna jika kita lebih banyak memberi dan sedikit menerima. Banyak berbuat kebaikan dan melawan kejahatan jauh lebih membanggakan daripada hidup jadi penjahat dan mengejar kenikmatan dunia / hedonisme. Manusia tidak akan puas dengan harta, oleh karena itu hiduplah sederhana dan banyak memberi. Dengan begitu kelak di akhirat kita bisa tersenyum bangga atas kemenangan kita selama hidup di dunia.

Minggu, Januari 8

Diskusi Mahasiswa

بِسْمِ اﷲِالرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم
Lama tidak Update Blog ini dan Bingung mau posting apa,dikarenakan sedang disibukan dengan Proyek tugas Akhir Kuliah, Iseng aja upload fhoto kegiatan diskusi Mahasiswa kampus AMIK PGRI Kebumen yang dilaksanakan di Purwokerto
Sebenarnya banyak fotonya hanya saja saya pilih yang terbaik aja, he he he... (irit pulsa...internetan).
Ini dia beberapa foto pilihannya,
Foto bersama temen temen

Saat menjadi narasumber diskusi

Bersama Para dosen pembimbing

Foto bersama Precenter 

Selasa, Agustus 2

LDKM “Pintu Gerbang” Pemimpin Sejati

بِسْمِ اﷲِالرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم

Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) usai diadakan oleh “Keluarga kecil” Senat Mahasiswa AMIK PGRI Kebumen.Kegiatan yang dikhususkan untuk para pengurus senat mahasiswa ini dilaksanakan pada hari minggu,31 Juli 2011 dan dibuka langsung oleh Direktur AMIK PGRI Kebumen Bpk.Heru Krisdiantoro Hadi,S.Kom.Kegiatan ini diikuti tidak kurang dari 40 Mahasiswa AMIK yang tergabung dengan Senat Mahasiswa dan Mahasiswa umum serta menghadirkan narasumber yaitu : Bpk.Usman Budiono dari PMII Kebumen,Bpk.Kapten Ismono dari Kodim 07/09 Kebumen,Bpk.Eko wahyudi,Spd.I dari Pejagoan-kebumen serta Narasumber inti yaitu Bpk.Arif Nur Chakim,S.Psi dari ITC (Iqra Training Center) Kebumen.



LDKM ini sendiri adalah kali pertama yang diadakan di kampus AMIK PGRI Kebumen dan diharapkan akan menghasilkan para embrio pemimpin ideal bangsa di masa depan.Dan tanggung jawab besar di pundak Senat mahasiswa harapan ini digantungkan.”Paling tidak, pasca pelatihan ini para peserta bisa memimpin,minimal memimpin dirinya sendiri”,Tutur Bpk.Shohibul afif,S.Kom selaku Pudir bidang Kemahasiswaan pada saat memberikan sambutannya.Lebih lanjut,Aris Mulyadi - mahasiswa angkatan 2009 dan juga selaku ketua Panitia mengatkan bahwa manfaat diadakannya LDKM agar mahasiswa memperoleh pengetahuan bagaimana cara memanage suatu organisasi serta bagaimana bekerjasama dengan pihak lain.



Dalam kegiatan ini para peserta yang semuanya mahasiswa AMIK,sangat antusias dalam mengikuti pelatihan ini,sehingga dipelaksanaannya bisa berjalan lancar meskipun diawal acara banyak sekali kesalahan teknis,namun kita selalu optimis bahwa semuanya akan berjalan dengan lancar.Kegiatan sangat bagus karena LDKM dilaksanakan sebagai sarana pelatihan pada mahasiswa yang sifatnya mendasar dan harus dimiliki mahasiswa dalam mengarungi masa depannya.Hemat penulis bahwa,dalam kenyataanya pelatihan tersebut kurang memenuhi target karena LDKM dilaksanakan pada saat libur semester dan satu hari menjelang bulan suci Ramadhan,akibatnya banyak peserta yang tidak hadir.Namun disisi lain Metode yang disampaikan pada pelatihan tersebut sudah sangat bagus dan berjalan sesuai dengan target yang diharapkan,cara penyampaian materi dengan metode ceramah dan dialog menimbulkan timbal balik yang positif dari peserta sehingga mereka dapat mengembangkan daya kritisnya,serta dapat menimbulkan gagasan serta ide yang baru dan berguna bagi kemajuan mahasiswa dan kampus serta bagi kemajuan bangsa pada umumnya.Hal ini sesuai dengan karakter dari pelatihan itu sendiri karena dengan metode diskusi aktif,partisipatori aktif para peserta dapat leluasa mencurahkan idenya .Materi yang disampaikan sudah cukup baik,relevan dan dapat dipahami peserta serta sesuai dengan kondisi dan realitas yang sedang terjadi.
Penyelengara mengharapkan agar para peserta dapat mengamalkan ilmu yang diperoleh selama mengikuti pelatihan ini dan bisa mengoptimalkan perannya selaku agent of social control atas situasi dan kondisi kepemimpinan dalam lingkup regional maupun nasional,serta mampu menyumbangkan gagasan segar terhadap situasi kepemimpinan bangsa,serta dapat menjadi figur pemimpin ideal yang dapat mengayomi rakyatnya.
“Kami berharap kegiatan LDKM semacam ini akan menjadi sebuah ritus (ritual khusus),dan kedepannya akan lebih baik”.So pemimpin...,Mengapa tidak.....!!

Minggu, Mei 22

Queena Khasna

بِسْمِ اﷲِالرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم



Selasa, Mei 17

Mahasiswa, Angkatlah Pena!

بِسْمِ اﷲِالرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم

MEMBACA biografi para tokoh bangsa ini seperti membaca rekam jejak pers. Para tokoh bangsa itu memiliki kesadaran betapa penting pena untuk menyampaikan pemikiran. Pers menjadi strategi untuk mendidik bangsa. Lewat pers, mereka membangun opini dan akhirnya menjadi arus perubahan.

Lewat torehan pena, para tokoh bangsa seperti Bung Karno,Bung Hatta, Tjokroaminoto,Ki Hadjar dewantara mereka merekam pemikiran dan mendokumentasikan peristiwa. Mereka mengangkat pena sebagai senjata selagi muda, dan layak dijadikan renungan oleh mahasiswa.

Rekam jejak mereka di dunia pers memperlihatkan betapa menyatu dunia pers dalam denyut nadi perjuangan bangsa ini untuk meraih kemerdekaan. Soebagijo (1981) menyatakan pers nasional sejak lahir senantiasa sejalan dengan perjuangan nasional. Pers nasional memang merupakan alat ampuh bagi perjuangan nasional. Setiap pemimpin pergerakan (dan agama) pada zaman penjajahan mempergunakan media massa sebagai sarana penyampaian gagasan serta alam pikiran ke pengikut masing-masing.

Bercermin pada tokoh bangsa itu, mahasiswa perlu mengangkat pena dan terlibat aktif di dunia pers/tulis menulis. Tokoh-tokoh bangsa telah menggoreskan pena saat masih muda. Mahasiswa semestinya memiliki kesadaran betapa penting pers sebagai alat penyampai gagasan dan pemikiran. Pers juga penting untuk upaya pendokumentasian sejarah.

Lewat kerja pers, gagasan dan pemikiran terbaca dan terdengar khalayak lebih luas. Melalui kerja pers, setiap gagasan dan kegiatan bisa terekam baik dan kelak menjadi dokumen sejarah yang bermakna bagi generasi berikutnya.

“Penulis adalah pemimpin. Ia memimpin dengan ide dan pemikiran.... Penulis yang memiliki idealisme sejati menjadi sangat berbahaya bagi sebuah rezim ataupun penguasa yang busuk.” Wallahu aílam.

Jumat, Mei 6

Kunjungan Kerja Komisi VIII ke Australia

بِسْمِ اﷲِالرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم

Masih ingat kejadian lucu yang saat ini masih jadi bahan perbincangan Masyarakat soal Kunjungan Anggota Komisi VIII DPR ke australia....??ya..! soal e-mail resmi komisi VIII yang menurut masyarakat sangat memalukan Citra wakil rakyat kita..!Sempat juga saya download video heboh ini yang gak kalah hebohnya dengan video yang dibuat oleh Sinta Jojo dengan Keong Racunnya dan Briptu Norman dengan Goyangan ala indianya itu.






Hanya bisa ketawa aja melihat Video ini...!!!sambil ngelus dada...,Kok begini ya kinerja wakil rakyat kita....

Rabu, April 13

CARA MEMBERSIHKAN VIRUS RAMNIT

بِسْمِ اﷲِالرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم
Assalamualaikum ! Kali ini Saya akan jelaskan cara menghapus virus copy of shortcut + Recycler (ramnit). Virus ramnit ini merupakan virus bandel, mirip sality ! Dimana virus ini bisa berkembang biak dengan cepat jika terkoneksi internet. Virus ramnit ini cukup merepotkan, tp tenang ! Ada solusinya kok ! Santai saja gan, hehe, penasaran ! Mau ?

Contoh virus copy of shortcut + recycler aka virus Ramnit :
[/caption]

Cara Menghapus Virus Copy of Shortcut + recycler (Ramnit) :

1. Download File ISO Dr.Web LiveCD terlebih dahulu, klo belum punya silahkan download disini.

2. Setelah software Dr.Web LiveCD berhasil di download, burn kedalam CD/DVD.

3. Hubungkan USB Flash dan HDD eksternal ke komputer.

4. Booting komputer melalui CD/DVD ROM.

5. Kemudian akan muncul layar “Welcome to Dr.Web LiveCD”.

booting Dr.Web LiveCD

Contoh Virus Ramnit

6. Pilih “Dr.Web LiveCD (Default)” kemudian tekan tombol “Enter” pada keyboard.

7. Tunggu beberapa saat sampai muncul interface Dr.Web LiveCD yang akan menampilkan aplikasi “Dr.Web Scanner” secara otomatis. Dr.Web Scanner ini berfungsi untuk melakukan pemeriksaan terhadap komputer anda dari kemungkinan adanya virus.

Dr.Web LiveCD
[/caption]

8. Untuk Scan HDD, pada layar “Dr.Web Scanner” pilih lokasi Drive yang akan di periksa dan pastikan anda check list opsi “Scan subdirectories” agar Dr.Web dapat melakukan pemeriksaan terhadap direktori dan subdirektori agar pembersihan lebih optimal. Jika layar Dr.Web Scanner tidak muncul klik ganda icon “Dr.Web Scanner” yang terdapat pada Desktop.

9. Kemudian klik tombol [Start] untuk memulai proses pemeriksaan (scan).

10. Tunggu beberapa saat sampai proses scan selesai dilakukan. Jika ditemukan adanya virus, Dr.Web akan menginformasikan file yang terinfeksi dan jenis virus yang menginfeksi pada kolom informasi virus yang tersedia.

11. Klik tombol [Select All] untuk memilih semua objek/file yang akan di bersihkan atau Anda dapat menentukan file mana saja yang akan Anda bersihkan dengan check list pada opsi yang tersedia.

12. kemudian klik tombol [Cure] untuk membersihkan file yang telah terinfeksi virus.

13. Tunggu sampai proses pembersihan selesai dilakukan.

14. Scan ulang komputer untuk memastikan komputer bersih dari virus.

15. Restart komputer.

Insya allah virus copy of shortcut + recycler (ramnit) sudah hilang dari PC anda. Semoga cara menghapus virus copy of shortcut + recycler (ramnit) ini bisa membantu anda ! amien …

sumber:krisna

Selasa, Maret 22

Cyber Crime Lebih Bahaya Ketimbang Narkoba

بِسْمِ اﷲِالرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم
NEW YORK - Kejahatan di dunia maya tidak bisa dicegah lagi. Bahkan jumlahnya kini lebih besar ketimbang kasus peredaran narkoba.
"Saat ini ancaman kejahatan cyber sudah tidak bisa dicegah. Sepertinya sudah tidak ada cara untuk mencegahnya," ujar Amit Yoran, pimpinan konsultan IT dan direktur dari NetWitness Corporation.
Sepertinya ucapan dari ahli-ahli tersebut cukup menggambarkan tingkat urgensi dari keamanan internet saat ini. Demikian dikutip dari Discovery, Jum’at (6/8/2010).
Yoran mengatakan hacker (peretas) sangat sulit untuk ditangkap. Biasanya mereka adalah para remaja yang melakukan hack hanya untuk pembuktian diri dan senang-senang saja.
Kumpulan penjahat yang terorganisir dan mata-mata pemerintah adalah ancaman sesungguhnya yang membuat angka kejahatan cyber lebih besar dari peredaran narkoba. Menurut konferensi di Fordham University, New York, kejahatan cyber semakin besar karena internet dan masyarakat semakin menyatu. Bahkan separuh aktifitas dunia dilakukan di internet.
Dunia perbisnisan nampaknya harus mulai waspada akan ancaman kejahatan cyber. Ini karena kebanyakan bisnis kecil tidak menggunakan software anti-virus.
"Kejahatan cyber itu tidak dibatasi oleh batas wilayah geografi," ujar Michael DuBose, kepala seksi kejahatan computer di Departemen Kehakiman Amerika Serikat.
"Seorang hacker dari Rumania bisa saja duduk di ruang makannya, sambil meretas sistem jaringan keamanan Amerika Serikat," DuBose memberi perumpamaan.
Direktur asisten deputi divisi cyber FBI, Jeffrey Troy mengatakan jika kita semua harus beroperasi layaknya unit keamanan secara global untuk melawan mereka.
"Masih banyak Negara-negara yang belum memiliki hukum untuk dunia internet," tambah Troy.
sumber : techno.okezone.com

Selasa, Januari 25

Bodoh dan Pinter

بِسْمِ اﷲِالرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم


Ada sesuatu yang menarik, ketika berdiskusi dengan mereka-mereka pelaku bisnis di Marketing Leadership Club, tentang orang bodoh dan orang pinter. Kira-kira anda termasuk kategori yang mana ya? Coba kita telaah beberapa statemen ringan ini:

Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya dibisnis. Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang Pintar. Walhasil Bosnya orang pintar adalah orang bodoh.

Orang bodoh sering melakukan kesalahan, maka dia rekrut orang pintar yang tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah. Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.

Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya mendapatkan kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk membayari proposal yang diajukan orang pintar.

Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato, maka disuruh orang pintar untuk membuatnya.

Orang Bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH) oleh karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.

Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan, sementara itu orang pintar percaya. Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh. Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada diatas.

Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu di dipikirkan panjang-panjang oleh orang pintar, walhasil orang orang pintar menjadi staffnya orang bodoh.

Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan, dia PHK orang-orang pintar yang berkerja. Tapi orang-orang pintar DEMO, Walhasil orang-orang pintar meratap-ratap" kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.

Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.

Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa di jadikan duit. Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.

Bill gate (Microsoft), Dell, Hendri (Ford), Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem Siu Liong (BCA group). Adalah orang-orang Bodoh (tidak pernah dapat S1) yang kaya. Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka. Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang bodoh.


___________
Jack Febrian -- Dosen dan Penulis buku-buku Teknologi Informasi..

Rabu, Januari 19

Komersialisasi Pendidikan Tinggi

بِسْمِ اﷲِالرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم

Perguruan tinggi merupakan suatu wadah yang digunakan untuk Research & Development (R&D) serta arena penyemaian manusia baru untuk menghasilkan generasi yang memiliki kepribadian serta kompetensi keilmuan sesuai bidangnya. Secara umum dunia pendidikan memang belum pernah benar-benar menjadi wacana publik di Indonesia, dalam arti dibicarakan secara luas oleh berbagai kalangan, baik yang bersentuhan langsung maupun tidak langsung dengan urusan pendidikan. Namun demikian, bukan berarti bahwa permasalahan ini tidak pernah menjadi perhatian.

Munculnya berbagai cara yang mengarah pada pelanggaran etika akademik yang dilakukan perguruan tinggi kita untuk memenangkan persaingan, menunjukkan bahwa pendidikan kini cenderung dipakai sebagai ajang bisnis. Pola promosi yang memberikan kemudahan dan iming-iming hadiah merupakan suatu gambaran bahwa perguruan tinggi tersebut tidak ada inovasi dalam hal kualitas pendidikan. Kecenderungan tersebut akan menghancurkan dunia pendidikan, karena akhirnya masyarakat bukan kuliah untuk meningkatkan kualitas diri, melainkan hanya mengejar hadiah & gelar untuk prestise. Kondisi pendidikan tinggi saat ini cukup memprihatinkan. Ada PTS yang mengabaikan proses pendidikan. Bahkan ada PTS yang hanya menjadi mesin pencetak uang, bukan menghasilkan lulusan yang berkualitas. Hal Ini yang membuat persaingan menjadi semakin tidak sehat.

Produk lulusan perguruan tinggi yang proses pendidikannya asal-asalan dan bahkan akal-akalan, juga cenderung menghalalkan segala cara untuk merekrut calon mahasiswa sebanyak-banyaknya, dengan promosi yang terkadang menjebak dengan iming-iming hadiah yang menggiurkan. Apakah ini gambaran pendidikan berkualitas ?. Semoga masyarakat dan orang tua yang akan menyekolahkan putra putrinya tidak terjebak pada kondisi tersebut dan lebih bijak dalam memilih perguruan tinggi, sehingga putra-putrinya tidak terkesan asal kuliah.

Ditengah besarnya angka pengangguran di Indonesia yang telah mencapai lebih dari 45 juta orang, langkah yang harus ditempuh adalah mencari pendidikan yang baik dan bermutu yang dibutuhkan pasar. Bukan hanya murah saja dan asal. Tidak dipungkiri lagi bahwa selama ini, dunia industri kesulitan mencari tenaga kerja dengan keahlian tertentu untuk mengisi kebutuhan pekerjaan. Bila membuka lowongan, yang melamar biasanya banyak, namun hanya beberapa yang lulus seleksi.

Pasalnya jarang ada calon pegawai lulusan perguruan tinggi atau sekolah, yang memiliki keahlian yang dibutuhkan, karena kebanyakan berkemampuan rata-rata untuk semua bidang. Jarang ada yang menguasai bidang-bidang yang spesifik. Hal ini tentunya menyulitkan pihak pencari kerja, karena harus mendidik calon karyawan dulu sebelum mulai bekerja.

Sebagian besar perguruan tinggi atau sekolah mendidik tenaga ahli madya (tamatan D.III) tetapi keahliannya tidak spesifik.

Ini adalah cermin dari proses PEMBODOHAN BANGSA bukan mencerdaskan BANGSA. Dalam hal ini semua pihak harus melakukan introspeksi untuk bisa memberi pelayanan pendidikan yang baik & berkualitas. Kopertis, harus bersikap tegas menindak Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang melanggar dan mensosialisasikan aturan yang tak boleh dilanggar oleh PTS. Pengelola perguruan tinggi juga harus menghentikan semua langkah yang melanggar aturan. Kunci pengawasan itu ada secara bertahap di tangan Ketua Program Studi, Direktur, Dekan, Rektor dan Ketua Yayasan.

Selain itu pula, apa yang menjadi barometer yang menunjukkan eksistensi sebuah perguruan tinggi? Untuk saat ini opini publik dan beberapa kalangan masyarakat bahwa eksistensi sebuah Perguruan Tinggi dilihat dari kuantitas mahasiswanya bukan kualitasnnya. Nah ini jelas sudah terlihat faktanya bahwa pendidikan di Indonesia hanya menjadi komoditi bisnis semata.

Menatap masa depan berarti mempersiapkan generasi muda yang memiliki kecintaan terhadap pembelajaran dan merupakan terapi kesehatan jiwa bagi anak bangsa, harapan kami semoga komersialisasi pendidikan tinggi tidak menjadi sebuah komoditi bisnis semata, akan tetapi menjadi arena untuk meningkatkan kualitas SDM dalam penguasaan IPTEK, sehingga kita bisa mempersiapkan tenaga handal ditengah kompetisi global. mulailah dari diri sendiri untuk berbuat sesuatu guna menciptakan pendidikan kita bisa lebih baik dan berkualitas, karena ini akan menyangkut masa depan anak-anak kita dan Juga Bangsa Indonesia.